Selasa, 13 November 2012

Ada Apa Dengan Bulan Muharram?

Tahukah kawan bulan-bulan yang diharamkan dalam Islam? Apa yang tidak boleh kita lakukan pada bulan-bulan Haram? Apa-apa saja keutamaan serta keistimewaan pada bulan Muharram? Mengapa penanggalan awal tahun Islam dimulai dari bulan Muharram? Serta Peristiwa & bid’ah apa saja pada seputar Bulan Muharram?

Sekilas tentang 4 Bulan Maram menurut Qur’an dan Hadhis       

Bulan-bulan yang diharamkan dalam Islam ada 4 bulan, yaitu: Bulan Rajab, Bulan Dzulqaidah, Bulan Dzulhijjah dan Bulan Muharram. Sebagaimana Sabda Nabi SAW:

“Sesungguhnya zaman(tahun) telah berputar sebagaimana keadaannya sejak hari Allah menciptakan langit dan bumi. Setahun itu terdapat dua belas bulan dan di antaranya ada empat bulan yang suci, tiga berturut-turut iaitu Zulqaeddah, Zulhijjah dan Muharram dan keempatnya ialah bulan Rejab ‘Mudhar’ yang jatuh antara dua Jamadil (iaitu Jamadil Awal dan Jamadil akhir) dan Sya’ban”. ( Hadith Muttafaqun ‘Alaih).

Adapun pada 4 bulan haram tersebut kita sebagai Umat Islam sangat melarang untuk melaksanakan peperangan dan berbuat kezaliman. Sebagaimana Firman Allah SWT:
“Janganlah kamu menzalimi diri kamu semua dalamnya (bulan-bulan haram)”. (Surah At-Taubah: 6).

Mengetahui Keutamaan Bulan Muharram.

Sesungguhnya bulan Allah bulan Muharram adalah bulan yang agung dan penuh berkah, ia adalah bulan yang pertama dalam setahun dan salah satu dari bulan-bulan suci yang mana Allah berfirman tentangnya:

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, Maka janganlah kamu menzhalimi diri kamu dalam bulan yang empat itu…” (QS. At-Taubah : 36).

Adapun dalam bulan Muharram umat Islam disunatkan berpuasa pada hari-harinya. Sabda Nabi SAW:
“Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah iaitu Muharram” (Hadith riwayat Imam Muslim).

Termasuk ada Doa Akhir Tahun yang dibacakan sebelum masuk Magrib dan Doa Awal Tahun selepas waktu magrib/sebelum isya. Meskipun memang tidak ada dalam Sunnah Nabi/Bid'ah, tetapi ini termasuk Bid'ah Hasani. Bid'ah yang masih dalam konteks kebaikan.

Selain itu disunatkan juga untuk kita berpuasa pada hari ‘Asyura iaitu pada 10 Muharram
Rasulullah shalallahu’alaihi wa sallam pernah ditanya tentang shaum pada hari Asyura`, maka beliau menjawab :
“(Shaum tersebut) menghapuskan dosa-dosa setahun yang telah lewat.” [HR. Muslim 1162)

Walaupun ada kesamaan dalam ibadah, khususnya berpuasa, tetapi Rasulullah saw memerintahkan pada umatnya agar berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Yahudi, apalagi oleh orang-orang musyrik. Oleh karena itu beberapa hadits menyarankan agar puasa hari ‘Asyura diikuti oleh puasa satu hari sebelum atau sesudah puasa hari ‘Asyura.

Secara umum, puasa Muharram dapat dilakukan dengan beberapa pilihan. Pertama, berpuasa tiga hari, sehari sebelumnya dan sehari sesudahnya, yaitu puasa tanggal 9, 10 dan 11 Muharram. Kedua, berpuasa pada hari itu dan satu hari sesudah atau sebelumnya, yaitu puasa tanggal: 9 dan 10, atau 10 dan 11. Ketiga, puasa pada tanggal 10 saja, hal ini karena ketika Rasulullah saw memerintahkan untuk puasa pada hari ‘Asyura para sahabat berkata: “Itu adalah hari yang diagungkan oleh orang-orang Yahudi dan Nasrani, beliau bersabda: “Jika datang tahun depan insya Allah kita akan berpuasa hari kesembilan, akan tetapi beliau meninggal pada tahun tersebut.” (HR. Muslim). 

Mengapa Penaggalan Awal Tahun Dimulai pada Bulan Muharram?

Pada Masa Kekhalifahan Umar Bin Khattab, Islam sudah menyebar begitu luas kekuasaanya dari Timur Khurasan sampai Barat Tripoli meimbulkan persoalan administrasi salah satunya dalam masalah penanggalan Islam.

Disini Majelis para Majelis merasa kebingungan dalam menempatkan awal Tahun Islam. Apakah akan memakai tahun kelahiran Nabi Muhammad saw., seperti orang Nasrani? Apakah saat kematian beliau? Ataukah saat Nabi diangkat menjadi Rasul atau turunnya Al Qur'an? Ataukah saat kemenangan kaum muslimin dalam peperangan?

Ternyata pilihan majelis Khalifah 'Umar tersebut adalah tahun di mana terjadi peristiwa Hijrah. Karena itulah, kalender islam ini biasa dikenal juga sebagai kalender hijriyah. Kalender tersebut dimulai pada 1 Muharram tahun peristiwa Hijrah atau bertepatan dengan 16 Juli 662 M. Peristiwa hijrah Nabi saw. sendiri berlangsung pada bulan Rabi'ul Awal 1 H atau September 622 M.

Pemilihan peristiwa Hijrah ini sebagai tonggak awal penanggalan islam memiliki makna yang amat dalam. Seolah-olah para sahabat yang menentukan pembentukan kalender islam tersebut memperoleh petunjuk langsung dari Allah. Seperti Nadwi yang berkomentar:

"Ia (kalender islam) dimulai dengan Hijrah, atau pengorbanan demi kebenaran dan keberlangsungan Risalah. Ia adalah ilham ilahiyah. Allah ingin mengajarkan manusia bahwa peperangan antara kebenaran dan kebatilan akan berlangsung terus. Kalender islam mengingatkan kaum muslimin setiap tahun bukan kepada kejayaan dan kebesaran islam namun kepada pengorbanan (Nabi dan sahabatnya) dan mengingatkan mereka agar melakukan hal yang sama."

Beberapa Kejadian pada Bulan Muharram

Keutamaan Bulan Muharram ini ternyata tidak pernah lepas dari peristiwa-peristiwa pada tanggal 10 Muharram, banyak peristiwa bersejarah yang berlaku pada 10 Muharam ini yang perlu kita ketahui 
  1. Hari pertama Allah menciptakan alam. 
  2. Hari Pertama Allah menurunkan rahmat. 
  3. Hari pertama Allah menurunkan hujan. 
  4. Allah menjadikan 'Arasy. 
  5. Allah menjadikan Luh Mahfuz. 
  6. Allah menjadikan Malaikat Jibril. 
  7. Nabi Adam a.s. dicipta. 
  8. Diampunkan dosa Nabi Adam a.s. setelah bertahun-tahun memohon keampunan kerana melanggar larangan Allah. 
  9. Nabi Idris a.s. diangkat darjatnya oleh Allah dan Malaikat Izrail membawanya ke langit. 
  10. Diselamatkan Nabi Nuh a.s. dan pengikutnya dari banjir besar selama enam bulan dan bahtera baginda selamat berlabuh di puncak pergunungan. 
  11. Nabi Ibrahim a.s. dilahirkan di kawasan pedalaman dan terselamat dari buruan Raja Namrud. 
  12. Nabi Ibrahim a.s. diselamatkan Allah dari api Raja Namrud. 
  13. Nabi Yusuf a.s. dibebaskan dari penjara setelah meringkuk di dalamnya selama tujuh tahun. 
  14. Nabi Yaakub a.s. telah sembuh buta matanya ketika kepulangan anaknya Yusuf di hari tersebut. 
  15. Nabi Ayub a.s. disembuhkan dari penyakitnya. 
  16. Nabi Musa a.s. telah diselamatkan daripada tentera Firaun dan berlakunya kejadian terbelahnya Laut Merah. 
  17. Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa a.s.. 
  18. Nabi Yunus a.s. selamat keluar dari perut ikan paus setelah berada di dalamnya selama 40 hari 40 malam. 
  19. Kesalahan Nabi Daud a.s. diampuni Allah. 
  20. Nabi Sulaiman a.s. dikurniakan Allah kerajaan yang besar. 
  21. Nabi Isa a.s. diangkat ke syurga ketika diburu oleh tentera Rom untuk menyalib baginda. 
  22. Saidina Hussein bin Ali telah syahid akibat dibunuh dengan kejam di Karbala oleh tentera khalifah Bani Umaiyyah iaitu Khalifah Yazid. 
  23. Berdirinya Kiamat dan Kehancuran Alam Semesta pun Allah tetapkan pada tanggal 10 Muharram.

Bid'ah Disekitar Umat Pada Tanggal 10 Muharram.

Meskipun Bulan Muharram adalah bulan yang agung, akan tetapi lagi-lagi Iblis Laknatullah tidak henti-hentinya untuk menggoda dan mengganggu seluruh keturunan Adam agar terjerumus kepada lembah kesesatan. Iblis membuat 2 Bid'ah yang satu diantaranya hari kegembiraan dan satu diantaranya hari kesedihan: 
  1. Untuk Hari Kegembiraan, biasanya dilakukan oleh kalangan Ahlus Sunnah. Karena pada hari Asyura tersebut banyak peristiwa-peristiwa yang menyenagkan Umat Islam dan juga pada hari itu juga Umat Islam diselamatkan oleh Allah dari bencana, sehingga banyak sekali acara-acara yang kegembiraan yang melampaui batas. 
  2. Dan untuk Hari Kesedihan, biasanya dilakukan oleh kalangan Syi'ah,  Karena pada hari  Asyura itu juga Al-Husain RA. gugur sebagai Syahid karena kekejaman oleh tentara yang dipimpin oleh Ubaidillah Bin Ziyad pada masa Dinasti Umayah yang dipimpin oleh Yazid Bin Mu'awiyah. Sehingga kalangan Syi'ah mengganggap hari Asyura adalah hari berkabung dan disitu juga orang-orang Syi'ah melakukan peraktik menyiksa diri dengan benda apapun dan terikak sekeras secara berlebihan untuk mengenang syahidnya Al-Husain.
Padalah keduanya dalam Islam tidak ada ajarannya bahkan sangat melarang sekali apalagi sampai melampau batas.

(Bagi yang ingin mengetahui siapa yang menghianati Al-Husain sehingga beliau terbunuh? dan siapa yang menyebarkan Fitah kedalam tubuh umat Islam sehingga terbentuknya 2 Bid'ah? serta siapa 2 sosok At-Tsaqafi itu dalam pendapat Ulama? Insya Allah saya akan menuliskannya dengan Judul: Al-Husain, Sudut Pandangan Khawarij, Syi'ah dan Ahlus sunnah Wal Jama'ah).  

Penutup.

Sepertinya saya tidak perlu panjang lebar lagi untuk membahas Bulan Muharram. Intinya dalam Bulan Muharram ini adalah banyak sekali keutamaan-keutamaan dan sunnah-sunnah yang perlu kita ketahui bersama. Keutamaan bulan Muharram tidak pernah lepas dari peristiwa yang bertepatan pada tanggal 10 Muharram artinya keduanya sangat memikiki keterkaitan yang tidak bisa dipisahkan. Banyak sekali kejadian-kejadian pada hari tersebut untuk kita renungkan bersama betapa maha kuasanya Allah dalam kejadian pada bulan Muharram. Disamping itu juga banyak sekali masalah-masalah bid’ah sekitar bulan Muharram.

Semoga Allah selalu memberikan yang terbaik diawal Tahun Hijriyah ini untuk kita semua dan selamat dari segala bencana yang akan kita hadapi kelak. Aamiin.

Sumber: Berbagai Sumbar 

(Tulisan Ini Untuk Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1434 Hijriyah). 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar